Apa itu Pra Upgrading dan Upgrading?

 Pra upgrading dan upgrading merupakan sebuah kegiatan pelatihan peningkatan mutu, pengetahuan, dan ilmu berorganisasi. Kegiatan ini berguna untuk mengupgrade pesertanya agar bisa menyadari fungsi masing-masing didalam kepengurusan baru Ormawa Kopma IAIN Kudus periode 2021. Kegiatan ini juga berguna untuk membangun semangat kepengurusan sesuai dengan tema “kreatif , inovatif, dan kompetitif menuju kopma yang sinergis”.
Pra upgrading dilaksanakan pada tanggal 12 februari 2021 bersama kak Hasan Noor Saidi (Alumni Kopma IAIN Kudus 2019) dan Kak Winda Nawangsari ( Alumni Kopma IAIN Kudus 2017). Pra upgrading ini dilaksanakan di Warkoba.
Setelah pra upgrading dilakukan maka selanjutnya diadakan Upgrading Pengurus dan pengawas pada tanggal 13 Februari 2021, acara ini dilaksanakan di Gedung PKB Purwosari Kudus.
Acara upgrading sendiri dilakukan pukul 09.00 – 15.00 WIB, adapun isi acara dari upgrading ini sendiri ialah pembahasan mengenai kegiatan KOPMA IAIN KUDUS selama 1 periode yang akan disampaikan oleh masing-masing bidang.
Adapun bidang-bidang tersebut terdiri dari : bidang PSDA, bidang Usaha, bidang RND, bidang Admum, bidang keuangan.

Pendidikan dasar Koperasi (Diksarkop 2020)

 



“Menyiapkan Generasi Baru sebagai Penyandang Transformasi Dalam Koperasi”
Pada tanggal 21-22 November 2020 koperasi mahasiswa IAIN Kudus mengadakan acara DiksarKop yang merupakan program kerja dari bidang PSDA (pengembangan Sumber daya anggota). kegiatan ini dilaksanakan selama 2 hari di PKB Kaliwungu, Kota Kudus.
kegiatan Diksarkop ini dimulai pada pukul 08.00 WIB dimana semua anggota kopma IAIN kudus melakukan registrasi ke kesekretariatan terlebih dahulu. Setelah registrasi, semua peserta masuk kerungan yang dipimpin oleh MC.Formal, dan dilanjutkan dengan pembukaan ayat suci al-qur’an, selanjutkan menyanyikan lagu indonesia dan Mars Koperasi.
setelah acara pertama selesai dilanjutkan dengan pembahasan materi dari para pengurus kopma IAIN Kudus, setelah pembahasan materi selesai, siangnya dilanjutkan ISHOMA.
Malamnya semua anggota Kopma IAIN Kudus,melakukan diskusi bersama, dimana diskusi tersebut semua pengurus disuruh untuk membuat acara atau merencanakan acara yang bekaitan tentang Kopma.
setelah semua kegiatan pada hari pertama selesai, pikul 10.00 semua anggota diharuskan untuk tidur.
pada hari minggu, 22 November 2020, semua anggota melakukan kegiatan selanjutnya yaitu sarapan dan bersih-bersih,dan setelah itu melanjutkan acara tukar kado barulah pukul 08.00 WIB semua anggota pulang dan menyelesaikan acara diksarkop.

BRAVO KOPMA

Pemilihan Koordinator Inpenkop KOPMA IAIN Kudus

 Sabtu,(22/02/2020) Inpenkop adalah Insan Penggerak KOPMA. Kegiatan ini dilaksanakan alaidesa rendeng. Sedangkan koordinator inpenkop yang ditawarkan yaitu inpenkop bisnis, inpenkop jurnalistik dan inepnkop seni dan olahraga dan semua inpenkop tersebut dinaungi oleh Bidang PSDA ( Pengembagan Sumber Daya Anggota ) tetapi juga berkolaborasi dengan bidang ADMUM dan R&D.
Peserta yang ikut dalam pemilihan koordinator inpenkop sekitar 30 peserta, dan dari sekitar 30 peserta tersebut kita hanya mengambil 3 peserta untuk menjadi koordinator inpenkop dengan segala visi dan misi mereka.
Dalam pemilihan koordinator inpenkop malam itu terjadi sangat sengit, karena setiap kandidat memiliki visi dan misi yang sangat bagus dan itu membuat para anggota yang hadir dalam kegiatan tersebut bingung untuk memilih siapa yang pantas menjadi koordinator inpenkop selanjutnya.
Dari pemaparan visi misi dari para kandidat, terpilihlah koordinator inpenkop bisnis, koordinator inpenkop jurnalistik dan koordinator inpenkop seni dan budaya. Dia adalah Siti Sofiyanah ( Dakwah dan Komunikasi Islam / KPI ) sebagai koordinator inpenkop bisnis, Febri Rizzal Fikri ( Fakultas Ekonomi Bisnis Islam / Akuntansi Syariah ) sebagai koordinator inpenkop Jurnalistik, dan Muhammad Misbahul Munir ( Tarbiyah / Tadris IPA ) sebagai koordinator inpenop seni dan olahraga.
Diakhir acara pemilihan Koordinator inpenkop dilaksanakannya serah terima jabatan untuk koordinator inpenkop periode 2020 dari koordinator inpenkop periode 2019. Koordinator inpenkop bisnis diserahkan oleh saudari Siti Rahmawati ( Tarbiyah / Tadris bahasa inggris ) , koordinator inpenkop Jurnalistik diserahkan oleh saudari Salma faridatul Inayah ( Dakwah dan komunikasi Islam / Manajemen Dakwah ), dan untuk koordinator inpenkop seni dan ilahraga diserahkan oleh Ahmad Syarifuddin ( . Selain serah terima jabatan juga dilakukan seni foto antar koordinator inpenkop periode 2020 terpilih dengan para penguji.

Pemilihan Koordinator Inpenkop Kopma IAIN Kudus Tahun 2021

 Inpenkop adalah Insan Penggerak Koperasi dimana Inpenkop sendiri merupakan wadah untuk anggota Kopma IAIN Kudus untuk mengembangkan potensi dalam dirinya dan pengkoperasian.
pada hari Minggu, 28 Februari 2021 Kopma IAIN Kudus mengadakan kegiatan rutinan yaitu ajang pemilihan koordinator Inpenkop, kegiatan ini dilaksanakan di Gedung Serbaguna Darul Hadlonah, Kota Kudus. adapaun Inpenkop yang ditawarkan yaitu pada lingkup fakultas IAIN Kudus yang terdiri dari Fakultas Tarbiyah, fakultas Ushuludin, Fakultas Dakwah dan Komunikasi Islam, Fakultas Syariah, Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam.
adapun peserta yang ikut sekitar 30 orang, dimana dari peserta hanya diambil 10 persen dari jumlah peserta, karena dari setiap kandidat yang ada harus memiliki visi dan misi yang akan digunakan untuk menunjukkan dirinya agar mampu menjadi koordinator yang dipilih.
suasana dalam ruangan tersebut sangat sengit karea calon kandidat memiliki visi dan misi yang bagus sehingga membuat juri dan audienc menjadi kebingungan.
setelah dilakukan acara voting, terpilihlah koordinator inpenkop per fakultas yaitu:
INPENKOP FEBI
KOORDINATOR : Ni’mah Diana (Akuntansi Syariah)
SEKRETARIS : Rizka Latifatuz Zahro (Akuntansi Syariah)
BENDAHARA : Shofi Nur Amaliani (Akuntansi Syariah)
INPENKOP TASYA (TARBIYAH DAN SYARIAH)
KOORDINATOR : Kharisma Yogi Alviana (Tarbiyah/PGMI)
SEKRETARIS : Noor Wahidatul Hasanah (Syariah/HES)
BENDAHARA : Ainatul Munawaroh (Tarbiyah/PGMI)
INPENKOP USWAH (USHULUDDIN DAN DAKWAH)
KOORDINATOR : Fauzul Khakim (FDKI/BKI)
SEKRETARIS : M. Faiz Anwar (FDKI/KPI)
BENDAHARA : Nurul Azizah (FDKI/KPI)
setelah terpilihnya koordiantor inpenkop, maka dilakukan serah terima jabatan dan setelah itu dilakukan foto bersama.

Pelatihan Fotografi, Videografi dan Jurnalistik

 Sabtu (29/02) di gedung O2 dan O3 dilaksanakan sebuah pelatihan yang berisi pelatihan fotografi, videografi dan jurnalistik. Dari pelatihan yang dilaksanakan, semua pemateri dan / pengisi pelatihan semua dari kalangan mahasiswa IAIN Kudus sendiri, dan salah satunya anggota KOPMA sendiri. Peserta yang ikut sekitar 43 peserta dengan target 40 – 50 peserta. Disitu mereka mengikuti kegiatan dengan antusias dan tenang. Sebelum acara inti dimulai para peserta diminta untuk mengisi daftar hadir guna mendapatkan fasilitas yang sudah tertera dalam pamflet. Sambutan dari ketua umum juga tidak terlupakan, sebagai bentuk terima kasih kepada peserta dan pemateri yang sudah meluangkan waktunya untuk mengikuti pelatihan fotografi, videografi dan jurnalistik.
Muhammad farid, sebagai pemateri jurnalis dan mas farid sapaannya membagikan bagaimana sistem pembuatan berita yang benar, bagaimana membuat berita dan yang paling ditunggu – tunggu dari peserta yaitu pelatihan dalam pembuatan Blog. Yaitu guna memberikan peluang bagi mereka untuk mempublikkan karya mereka dan juga sebagai kenang – kenangan bagi mereka karena sudah mengikuti pelatihan ini.
Fotografi juga memberikan informasi sistem pengambilan gambar yang bagus, cara menyetting kamera agar sesuai dengan pecahayaan yang ada diruangan itu. Selain itu Mas Yulham panggilannya, juga memberitahu macam – macam kamera dan fungsi dari masing – masing kamera, agar dalam pengambilan kamera dapat menghasilkan hasil yang memuaskan.
Melanjutkan dari fotografi , yaitu videografi. M Alvin Hilmy, M Ainur Rokhman, dan Firmansyah Fathul Yusro Ahmad dan mereka menjadi sebuah tim yang bernama Alvien Photography. Dalah hal ini pemateri lebih menekankan pada praktek secara langsung, dan mereka langsung mengajak baik peserta maupun panitia untuk praktek videografi. Alvien photograpy dibantu oleh mas yulham dan dibagi menjadi tiga kelompok untuk mengambil video disekitar lingkungan kampus IAIN Kudus. Selain mengambil video disini mereka juga mempraktekkan bagaicara pengeditan video dengan menggunakan video hasil shot mereka tadi.
Diakhir acara dilanjutkan serah terima kenang-kenang dari ketua umum, ketua bidang PSDA dan ketua panitia kepada para pemateri pelatihan fotografi, videografi dan jurnalistik.

The Effect of Digitalization on Coperatives Today “Live Instagram”

 

Kampus-KOPMA IAIN Kudus baru saja mengadakan live Instagram bersama Anis Sa’adah, yang merupakan seorang CEO dari Startup. Pada perbincangan kali ini mengusung tema “The Effect of Digitalization on Coperatives Today”, dan live kali ini di moderatori oleh Rofiatun Rindiantika yang biasa di panggil mb tika selaku ketua umum KOPMA IAIN Kudus di akun Instagram KOPMA IAIN Kudus, pukul 19:30 WIB. (12/04/2020).
Awalnya, mbak Anis menceritakan pengalamannya yang sudah 7 tahun menggeluti dunia perkoperasian seperti ini. Ia dulunya hanya iseng masuk di KOPKUN, yaitu koperasi yang ada di Universitas Sudirman tempat ia kuliah dulu. Namun, lambat-laun ia semakin tertarik untuk terus mengeksplor dan menekuni dunia perkoperasian yang sampai akhirnya ia dan rekan-rekannya mengembangkan bisnis startup. Ia juga memaparkan jika dulu merintis startup hanyalah modal keyakinan, ‘dulu itu memulai startup hanya modal yakin doang, apalagi mulai incubator dulu tidak ada yang faham IT, sedangkan harus ada yang punya skill dari IT. Kita juga tidak boleh langsung menghentikan bisnis konfesional ini karena tanpa itu kita tidak dapat modal untuk merintis startup ini”, tuturnya.
Ia juga mengatakan bahwa KOPMA harus lebih maju lagi dan selalu berinovasi agar bisa mengikuti perkembangan zaman. Kemudian, juga harus pandai merubah suatu permasalahan menjadi sebuah ide baru. Sehingga selain bisa menyelesaikan permasalahan juga bisa memunculkan peluang yang menjanjikan. KOPMA juga harus bisa menjawab kebutuhan zaman yang memerlukan pelayanan dimanapun dan kapanpun seperti adanya dompet digital.
“KOPMA berdirikan mulai 1981, jadi sudah melewati fase-fase zaman. Sehingga harus bisa menyesuaikan dengan perkembangan zaman sekarang ini, tidak hanya mengandalkan kantin, toko, dan fotocopy lagi. Apalagi sekarangkan sedang marak-maraknya bisnis modal”, jelasnya. Mengingat sekarang keadaan kampus yang ditutup karena dampak dari wabah COVID-19, yang menjadikan semua kegiatan dihentikan. Ia juga menyarankan agar kegiatan tidak mati sepenuhnya, namun sistemnya saja yang diganti dan disesuaikan dengan yang dibutuhkan seperti jasa delivery. Selain itu juga bisa dengan mentoring dan membahas konflik yang dihadapi atau strategi marketing agar setelah wabah ini berakhir sudah tahu yang akan dilakukan dilapangan.
Masuknya virus Covid-19 juga memberikan dampak pada usaha koperasi dan UMKM yang ada. Banyak koperasi dan UMKM mengalami krisis ekonomi, sedangkan penyerapan pekerja paling banyak dari sektor ini. Sebaliknya, banyak perusahaan yang rasanya menggunakan peluang adanya pandemik ini sebagai momentum untuk mem-PHK pegawainya.
“adanya wabah ini sangat berimbas pada sektor koperasi dan UMKM. Bagaimana tidak, karena adanya virus ini kemudian muncul larangan untuk keluar rumah, yang mengakibatn terjadi krisis ekonomi, padahal hampir 90% tenaga kerja diserap oleh UMKM. Banyak sekali perusahaan besar yang menggunakan momen ini sebagai alasan untuk mem-PHK pegawainya secara besar-besaran. Tak hanya itu, tukang ojol yang dijanjikan bebas cicilan pun masih saja ditarik membayar cicilan”, tegasnya.

Penulis
By : Zalfa
( Tim Bulletin)

Diskusi Online 2 (Fokep): UMKM Wajib Gabung Koperasi?

 

UMKM WAJIB GABUNG KOPERASI?

UMKM itu merupakan usaha mikro menengah, dikatakan usaha mikro itu modal nya masih sedikit kurang lebih 25 juta, akan tetapi yang namanya orang mempunyai usaha itu dikategorikan umkm, karena memiliki usaha mikro yang masih ada tahapan pemulanya. Saat ini jumlah umkm di indonesia mencapai 64 juta unit usaha atau sekitar 99% dari total unit usaha di dalam negeri. Umkm tersebut tersebar hampir merata di seluruh tanah air dengan berbagai macam permasalahan yang dihadapi. Bergabungnya umkm dalam koperasi maka akan memudahkan pemerintah turun tangan membantu menangani permasalahan yang di hadapi umkm.
Tujuan umkm bergabung ke koperasi, yaitu mempunyai kemudahan, dalam hal kebersaman, kekeluargaan. sebagai tokoh buruh ekonomi, dalam arti gotong royong. Di situ kita bergabung dengan koperasi, nantinya akan mempunyai lembaga yang sekiranya bisa membantu akses- akses yang diperlukan umkm seperti keuangan maupun permodalan. Adanya koprasinya berati sudah ada hak untuk kita menjadi anggota maupun pengelola.
Kriteria- kriteria umkm bergabung dengan koperasi, yaitu harus mempunyai visi dan misi yaitu membangun gotong royong ataupun kebersamaan, adanya prodak dan usaha. manfaatnya adanya kopma dikampus itu sebagai wadah mahasiswa, dimana bisa menjadi tempat untuk menyalurkan minat dan bakat sesuai visi dan misi jalannya dari koperasi itu sendiri.
Umkm itu senjata buat kita untuk mengatasi stadionnya perekonomian yang ada di indonesia. Sehingga resesi yang terjadi di indonesia tidak begitu parah. Bergabungnya umkm ke koperasi juga dapat mengakselerasi penyaluran ekonomi yang di siapkan pemerintah. Disamping itu, pemerintah juga perlu menghubungkan umkm yang bergabung dengan koperasi- koperasi yang menerima dana bergulir dari pemerintah. Adapun semisal umkm yang uangnya belum dibukukan, kita bisa lihat dari pembiayan nya bisa memberikan buku atau jaminan seperti BPKB, sertifikat tanah, sesuai kebutuhan dulu, lihat lingkungan sekitar dulu.

Dikusi Online 1 (Fokep): Reshuffle Menteri Oleh Presiden

 

Sejak dirilisnya vidio pengaruh presiden Joko Widodo dalam sidang kabinet peripurna pada tanggal 18 juni 2020, isu reshulffe semakin panas. Pak jokowidodo dalam vidio memang sangat jelas melontarkan ancaman reshuffle lantar tidak puas dengan kinerja para menterinya.

Isu reshuffle Semakin memanas seiring banyaknya beredar daftar nama menteri baru. Karena program- program yang nanti akan dijalankan sangat bergantung pada kompetensi setiap menteri. Jadi, sangat penting untuk memilih menteri yang benar- benar memiliki loyalitas yang tinggi.

Lalu alasan reshulffe kabinet adalah sesuatu hal atau masalah yang mengharuskan presiden membuat keputusan tentang pergantian menteri- menteri pada kabinet indonesia maju. Alasan tersebut menjadi salah satu faktor pertimbangan presiden dalam mengganti mentri. Mungkin karena dianggap, cara kerja menteri dianggap tidak sesuai dengan yang diharapkan. Jadi kalau pak jokowi marah itu wajar, karena kinerja dari para menteri dianggap tidak maksimal. apalagi kita sedang menghadapi situasi yag sangat kritis ini.

Berita atau isu tentang dirubahnya kabinet maju, sebenarnya vidio itu sudah dipublikasi tanggal 28 juni lalu, lalu terdapat banyak pertanyaan yang begitu panjang. Hal tersebut menimbulkan sperkulasi dari rakyat. Kenapa harus berjangka begitu panjang?? Kalau memeng vidio tersebut ditujukan untuk rakyat, kenapa tidak langsung ditanggal 18 juni 2020 saat rapat paripurna dilaksanakan di istanah negara. Dalam vidio tersebut presiden pak jokowi sangat marah dan kecewa terhadap menterinya. Peresiden jokowi dengan terbuka mengutarakan kejanggalan, kinerja sejumlah sektor dikritik habis- habisan. Wajar apabila presiden menuntuk kinerja para menteri yang lebih ekstra. Pandemi jelas tidak bisa direspon dengan biasa- biasa saja. menteri yang tidak optimal wajib dipertanyakan. Walau dipundak presiden terdapat segala bentuk pertanggung jawaban.

Maksud Jokowi mengeluarkan wacana reshuffel itu muncul dari pernyataan jokowi dalam bidang kabinet Indonesia maju pada tanggal 18 juni, jokowi tampak marah karena dimana dari pandemi virus ini dianggap masih jauh dari harapan.padahal, pak jokowi sudah meminta para menterinya itu untuk membuat kebijakan luar biasa untuk menangani krisis, baik itu pandemi covid-19 maupun dampaknya terhadap perekonomian. Lalu jokowi akan melakukan sebuah reshuffle kepada menteri, dimana menteri- menteri yang akan di reshuffel itu yang dianggap kurang mumpuni dalam menangani kasus virus corona ini. Setelah adanya pernyataan dari jokowi ini terus beredar di media sosial.

Maksud pak jokowi itu untuk hanya memotivasi para jajarannya, kabinet- kabinetnya, para menteri- menterinya untuk apa? Agar mereka itu lebih giat dalam tanggung jawabnya, lebih benar- benar memperhatikan dalam penanganan covid ini.

Lalu siapakan menteri yang ditendang dikabinet maju.
Sejumlah nama di prediksi berada di zona tidak aman, mulai dari menteri pendidikan Nadiem makarim, menteri kesehatan Terawan agus putranto, menteri agama Fachrul razi, hingga menteri hukum dan HAM Yasonna loaly.

Di sisi lain, ada pula nama- nama menteri yang di prediksi berada dizona aman dan akan dipertahankan oleh presiden jokowi. Walaupun akan ada reshuffle, mereka diperkirakan tidak akan dicopot dari kursinya. Mereka adalah menteri pertahanan Prabowo subianto, menteri BUMN Erick thohir, menteri pekerjaan umum dan perumahan rakyat basuki hadimuljono dan menteri luar negeri retno marsudi.

KOPMA UIN Sunan Kudus Menyelenggarakan Pendidikan Menengah Koperasi (DIKMENKOP)

Halo Kopmania!!!   KOPMA UIN Sunan Kudus sukses menyelenggarakan kegiatan Pendidikan Menengah Koperasi atau yang lebih dikenal dengan DIKMEN...